At The End

Dua orang teman saya (gak terlalu dekat) sudah pacaran selama 5 tahun, tapi akhirnya harus putus juga. Denger-denger sih katanya emang sering putus nyambung dan si perempuan kurang bisa menerima keadaan si laki-laki yang membuat mereka jadi sering cekcok.
Singkat cerita, si laki-laki curhat sama teman-teman lelakinya yang tentu aja kenal juga sama si mantan. Di saat curhat itulah teman-temannya kemudian membenarkan dia untuk putus, dan kemudian keluarlah segala unek-unek jelek tentang mantan pacar teman mereka.
Kalau memang gak suka, kenapa gak dari dulu mereka menyampaikan. Kenapa harus menunggu selama 5 tahun dan setelah temannya putus hubungan. Jawabannya mungkin karena merasa tidak enak, masa menjelekkan pacar teman sendiri. Nanti bisa-bisa si teman tersinggung. Biasanya ini terjadi justru dengan teman dekat, yang merasa sayang dan gak rela temannya dapat pacar yang menurut mereka kurang menyenangkan.
Mending sekarang kita introspeksi, kira-kira teman-temannya pacar sering mengajak kita terlibat di kegiatan mereka sama pacar kita gak. Atau sebaliknya bagaimana respon teman-teman kita sama pacar kita. Kalau mereka cenderung malas kita ajak pacar kalau kumpul berarti siap-siap aja kita dapet omongan jelek tentang pacar kita kalau putus nanti…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s