Mengapa Tuhan Menciptakan Rasa Bosan?

Manusia ga pernah lepas dari yang namanya keinginan. Ingin begini, ingin begitu, ingin ini, ingin itu, banyak sekalii (doraemon doong (˘_˘")). Gak jarang kita harus berjuang mati-matian untuk mencapai keinginan. Nabung n ngirit karena pengen punya barang baru, dandan yang cantik biar dapet pacar baru.
Tapi, setelah keinginan terwujud muncul deh rasa yang namanya “bosan”. Nabung 6bulan buat beli laptop, senengnya cuma 1bulan terus tiba-tiba pengen beli tablet PC. Sekeren apapun barangnya, seolah ga akan keren lagi kalau sudah kita punya. Bisa jadi ini ada hubungannya sama istilah ekonomi yang namanya “kepuasan marginal”. Rasa eskrim akan enak banget kalau kita baru makan 1, tapi saat kita makan 5, bukan enak lagi tapi bisa jadi enek :p
Kenapa ya harus ada rasa bosan segala. Kalau ga ada rasa bosan mungkin saya bisa makan makanan yang sama setiap hari, pake baju yang sama tiap hari, nonton film yang sama setiap hari (ngeri juga yah :D).
Bisa jadi rasa bosan punya kontribusi dengan perkembangan teknologi. Karena bosan jalan kaki, ilmuwan menciptakan mobil. Karena bosan makan nasi, terciptalah nasi goreng, lontong, ketupat. Karena bosan sama worpress orang jadi pada pake tumblr. Karena rasa bosan bosan hidup jadi lebih berwarna ya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s