Stop Ajarkan Mereka untuk Merusak!

Seminggu lalu, adik saya  yang masih duduk di kelas 3 SD berwisata ke Taman Impian Jaya Ancol. Malamnya pas pulang kerja, saya lihat ada benda bening kenyal di toples, mirip ubur-ubur. “Wah Pinky beli mainan yang bisa ngembang ya” teriak saya, 

“Bukaan, itu binatang asli” jawab nyokap, yang bikin saya langsung syock. Nyokap terus cerita, katanya sore tadi adik saya pulang dengan muka sumringah sambil pamerin benda kenyal itu “Horeee, pipink dapet ubur-ubur” katanya.

Waktu nyokap protes dan menasihati, adik saya langsung manyun. “Temen-temen lain juga ambil kok, ini tukang perahu yang nangkepin, Bu Guru yang duluan minta, eh malah ga kebagian” nyokap menceritakan kembali pembelaan adik saya yang saat itu udah tidur pulas. Waktu dibilang kasihan, ubur-ubur cuma bisa hidup di air laut yang asin, adik saya malah mau ngasih air garam, duuuh…  

Saya jadi inget kejadian bertahun-tahun lalu, waktu di kamar temen kuliah saya liat bintang laut dalam botol air mineral. Saya langsung marah-marah, dan sialnya ternyata saya diboongin. Benda itu bukan bintang laut asli, tapi mainan jelly yang bisa ngembang kalau direndam dalam air.

Begitu tahu benda kenyal yang dibawa adik saya ternyata binatang asli, berbagai pikirian terlintas.  Mulai dari penderitaan ubur-ubur yang dibawa pakai kantong plastik, rencana beli air laut di toko ikan, sampe rencana melepas si ubur-ubur di Ancol, tapi rencana ga ada yang terwujud karena besok paginya si ubur-ubur udah RIP 😦 

Lebih miris lagi, ternyata yang mempelopori penangkapan ubur-ubur adalah ibu guru, orang yang seharusnya mengedukasi anak-anak untuk lebih mencintai alam, untuk menjaga ekosistem laut. Study tour jadi salah sasaran, murid bukan diajari menjaga malah justru merusak. 

Semoga aja pihak Taman Impian Jaya Ancol lebih memperhatikan hal-hal seperti ini, misal menghimbau para tukang kapal, pedagang, dll untuk gak merusak biota laut, mengambil binatang seperti ikan, kelomang, karang, dll. Hal kecil sih, tapi yang kecil itu buat anak-anak bisa jadi pembentukan karakter, yang menentukan hal besar saat mereka dewasa. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s